Assalammualaikum...

Monday, May 24, 2010

Keluarga Bahagia...


Bismillahhirrahmannirahhim...assalammualaikum w.b.t ana ucapkan kepada sahabat2. Doa ana sentiasa mengiringi sahabat2 agar berada dalam rahmat Allah selalu. Semoga berbahagia hendaknya...^_^

Bercakap tentang bahagia, semua orang nak bahagia. Rasanya tiada orang akan berkata 'alangkah bahagianya aku jika aku tidak bahagia'. Fitrah manusia yang inginkannya. Manusia akan lakukan apa saja untuk mencapai kebahagiaan dalam diri. Tapi tahukah kita apa itu bahagia? Tahukah kita bagaimana cara untuk mencapai kebahagiaan yang diredhai Allah S.W.T?


Bahagia bukan terletak pada wang berjuta2, bukan terletak pada rupa paras yang cantik menawan dan bukan terletak pada kedudukan/status. Manusia mencari kesempurnaan, manusia mencintai kecukupan. Tapi, tiadalah makna bahagia tanpa iman dan taqwa. Kita lihat contoh2 yang ada disekeliling kita, persekitaran kita. Harta bertimbun tapi anak2 rebutkan harta bila meninggal dunia. Rumah tersergam indah dan besar tapi takut pencuri sampai berjenis2 penggera keselamatan dipasang untuk pastikan tiada harta benda yang hilang, rupa paras yang cantik dan tubuh badan yang menarik tapi hidup dalam kecurangan, cerai-berai, kekusutan, kecelaruan dan kesedihan. Pangkat tinggi tapi mendapat ancaman dari pihak lain. Adakah bahagia ini yang kita cari?




Sudah menjadi peraturan dalam hidup, tak semua manusia dapat memiliki apa yang diinginkan. Tak semua manusia dapat mengelakkan dari sesuatu yang tidak diinginkannya kerana hidup ini umpama roda, sekejap kita berada diatas dan sekejap berada di bawah. Hidup ini juga umpama ujian buat manusia, tidak kiralah ujian harta, kedudukan ataupun pangkat. Lihatlah sejauh mana kita berjaya menanganinya. Firman Allah
“Dijadikan mati dan hidup adalah untuk menguji manusia siapakah yang terbaik amalannya.” Al Mulk.


Kebahagiaan yang hakiki ialah bilamana keimanan dan ketaqwaan tersemat di dalam jiwa seorang muslim. Istiqomah dalam ketaqwaan pada Allah akan memberikan kekuatan untuk menghadapi mehnah dan tribulasi yang mendatang. Kita pasti tidak akan takut dan kecewa dalam menghadapinya.
“Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketaqwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, Dan Sesungguhnya rugilah orang yang mengotorinya.”
Asy-Syamsy: 8-10

Solatlah kerana solat itu merupakan nur dan ketenangan jiwa kita. Penghubung antara kita dengan ALlah S.W.T. Tidak kira di saat suka atau duka, kita diperintahkan untuk bersolat. Dari situ juga kita pasti akan beroleh ketenangan dan kebahagiaan yang hakiki.
Allah berfirman: “Dan memohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan kesabaran dan solat…” Al-Baqarah : 45


Selain itu, Al-quran menjelaskan bahawa Rasulullah S.A.W adalah contoh teladan terbaik yang boleh kita jadikan sebagai ciri2 kebahagiaan. Meliputi semua aspek, dari diri sendiri, keluarga, teman2 dan sebagainya.
Firman Allah SWT : Maksudnya: "Demi sesungguhnya adalah bagi kamu pada diri Rasulullah SAW itu contoh ikutan yang baik, iaitu bagi orang-orang yang sentiasa mengharapkan (keredaan) Allah dan (balasan baik) hari akhirat serta ia pula menyebut dan mengingati Allah banyak-banyak (dalam masa susah dan senang)". (Surah Al-Ahzaab : Ayat 74).


Setiap apa yang berlaku hendaklah kita redha dengan qada' dan qadar dari Allah. Kerana ia dapat melahirkan ketenangan dalam diri. Kita mesti percaya pasti ada hikmah di setiap kejadian yang Allah turunkan dan percaya kita semua adalah pinjaman dari Allah, oleh itu DIA berkehendaki melakukan apa sahaja. Dengan keredhaan ini, mudahlah kita beroleh kebahagiaan.


Apalah ertinya bahagia jika keluarga berpecah belah. Anak2 derhaka dan menyumpah2 ibubapa. Tidak menutup aurat, tidak bersolat, tidak berpuasa. Paling sedih, mengucap dua kalimah pun tidak tahu. Itu bukan ajaran yang agama kita ajarkan. Masa kini, masyarakat lebih gemar mencari keseronokan, kebebasan dan kesenangan hidup sampai terleka dan tergadai agama. Bagaimana keseronokan ini mampu membahagiakan kita? Adakah kita benar2 terasa ketenangannya? Tanyalah pada mana2 artis contoh yang paling terdekat, baik dalam ataupun luar negara adakah mereka benar2 berasa tenang dan bahagia? Harta melimpah ruah tapi hidup dalam kecelaruan dan perceraian.


Ketahuilah wahai sahabat2, kebahagiaan hakiki yang perlu kita cari dan bukannya keseronokan duniawi. Kebahagiaan hakiki juga akan melahirkan ketenangan jiwa, keharmonian dan menunjukkan betapa indahnya islam. Islam is the way of life.

Saturday, May 15, 2010

Orang-orang Yang Didoakan Oleh Para Malaikat


Inilah orang – orang yang didoakan oleh para malaikat :

1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.
Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci”.

2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu solat.
Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia’”


3. Orang – orang yang berada di saff barisan depan di dalam solat berjamaah.
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang – orang) yang berada pada shaf – shaf terdepan”


4. Orang – orang yang menyambung saff pada solat berjemaah (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam shaf).
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang – orang yang menyambung shaf – shaf”


5. Para malaikat mengucapkan ‘Amin’ ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah.
Rasulullah SAW bersabda, “Jika seorang Imam membaca ‘ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh dhaalinn’, maka ucapkanlah oleh kalian ‘aamiin’, karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu”.


6. Orang yang duduk di tempat solatnya setelah melakukan solat.
Rasulullah SAW bersabda, “Para malaikat akan selalu bershalawat kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, ‘Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia”


7. Orang – orang yang melakukan solat subuh dan ‘asar secara berjama’ah.
Rasulullah SAW bersabda, “Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat ‘ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat ‘ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan hambaku?’, mereka menjawab, ‘Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat’”


8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa pengetahuan orang yang didoakan.
Rasulullah SAW bersabda, “Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata ‘aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan’”


9. Orang – orang yang berinfak.
Rasulullah SAW bersabda, “Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak’. Dan lainnya berkata, ‘Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit’”


10. Orang yang sedang makan sahur.
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang – orang yang sedang makan sahur”

11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.
Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh”


12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.
Rasulullah SAW bersabda, “Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain”

Sunday, April 18, 2010

Membaca BISMILLAH


Dilukis oleh sahabat facebook ana...syukran...~


Bismillahhirrahmannirahhim...Assalammualaikum...

Syukran pada sahabat2 yang sudi membaca blog ana...Ramai sahabat2 ana sudah bertambah. Alhamdulillah...Syukur pada tuhan ada kesempatan juga untuk ana menulis blog pada hari ini. Mungkin post2 ana selepas ini mengambil masa yang lama untuk ana updatekan kerana memberi ruang dan waktu untuk lebih fokus pada Final Exam. InsyaAllah...ana baru habis satu paper, ada lagi 3 paper akan datang.



Ada satu kisah teladan yang ana baca mengenai dua ekor syaitan yang gemuk dan kurus. Syaitan gemuk ditugaskan mengganggu orang2 kafir dan syaitan kurus pula ditugaskan mengganggu ahli2 ibadah. Syaitan gemuk nampak sihat, berpakaian indah, wangi dan kemas. Manakala, syaitan kurus nampak kusut, lesu, berbau, dan bertelanjang.


Syaitan gemuk bertanya kepada syaitan kurus kenapa dia berkeadaan seperti itu. Lesu tak bermaya. Syaitan kurus menjelaskan perihal dia menjadi seperti itu kerana setiap kali ahli2 ibadah ni ingin makan, mereka memulakan dengan membaca Bismillah dan menyebut nama Allah S.W.T. Setiap kali mereka nak memakai pakaian, mereka juga membaca Bismillah dan setiap kali mereka memakai wangi-wangian, mereka juga membaca Bismillah..tiada langsung peluang untuk syaitan kurus itu menumpang kesenangan mereka.



Syaitan gemuk ketawa. Dia bangga kerana orang2 kafir apabila mereka makan, memakai pakaian dan wangi-wangian mereka tidak perlu menyebut Bismillah. Jadi dia ada peluang untuk berkongsi bersama2 mereka. Dan kerana itu jugalah dia menjadi gemuk, kemas dan wangi...(dikalangan syaitan je kot).


Mesej yang ana cuba sampaikan pada blog ana ni bukanlah tips menjaga badan supaya tidak menjadi gemuk ataupun terlalu kurus seperti dua ekor syaitan tadi. v(^_^) . Tapi apa yang ana nak tekankan disini adalah betapa pentingnya membaca Bismillahirrahmanirrahim ataupun “Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Pengasih” pada permulaan setiap perbuatan. Mengingati ALlah S.W.T pada setiap perbuatan.


"BISMILLAH untukmu dan umahmu, suruhlah mereka apabila memohon sesuatu dengan BISMILLAH. Aku tidak akan meninggalkannya sekejap mata pun sejak BISMILLAH diturunkan kepada Adam." (Hadith Qudsi)


Kefahaman kita mengenai bacaan Bismillah ialah apabila kita ingin membaca al-quran, makan dan minum saja tetapi perkara2 lain juga perlu kita didik dan menjadikannya sebagai amalan seperti memakai pakaian, memulakan sesuatu perbualan, memakai wangi2an, memasak, menyapu sampah, menjahit, berjalan, menaiki kenderaan dan segala aktiviti harian kita.



Allah S.W.T sendiri memerintahkan malaikat untuk mencatat pahala bagi umat manusia yang membaca Bismillah kerana banyak khasiatnya antaranya ialah terhindar dari musibah dan kecelakaan, terhindar dari kecurian, aman dan bebas dari gangguan syaitan, mengubati sesuatu penyakit, dan banyak lagi. Masuk ke dalam rumah pun perlu didahului dengan bacaan Bismillah dan disertakan dengan memberi salam. Apabila menulis sesuatu, tulislah Bismillah pada awalnya kerana Bismillah tertulis pada setiap wahyu yang ALlah turunkan kepada Jibrail. Ana juga telah mempelajari sesuatu iaitu dengan menulis dan membaca Bismillah setiap kali menulis Blog ^_^. Mudah2an ada berkahnya dan mendapat keredhaanNya.


Nabi Muhammad S.A.W pernah bersabda:
"Tiada seorang hamba pun mengucapkan 'BISMILLAHHIRRAHMANNIRRAHIM" kecuali Allah s.w.t. perintahkan para malaikat yang bertugas mencatat amal manusia untuk mencatat dalam buku induknya empat ratus (400) kebaikan."


Kita sering terlupa membaca Bismillah kerana menganggapnya sebagai sesuatu yang remeh temeh tapi sebenarnya banyak khasiat dan kebaikannya. Segala2nya dalam hidup ini adalah kepunyaan Allah S.W.T, sebaik2nya kita memulakan sesuatu perkara dengan menyebut namaNya. Ana mengambil sedikit bait2 lagu dari kumpulan Raihan- Bismillah


Dimulakan dengan Bismillah,
Disudahi dengan Alhamdulillah,

Begitulah sehari dalam hidup kita,

Mudah2an diberkati Allah...


Tuesday, April 13, 2010

Sumayyah binti Hubbath








Sumayyah binti Hubbath ialah isteri Yasir, salah seorang hamba milik Abu Jahal. Sumayyah seorang wanita muslim yang telah masuk Islam pada turutan yang ketujuh selepas Abu Bakar, Bilal, Khabbah, Shuhaib dan Ammar.

Ia adalah seorang yang sangat tabah dan cekal dalam mengharunggi sebarang ujian. Keimanannya tidak pernah luntur sekalipun ia banyak menerima ancaman dan penyiksaan daru tuannya, Abu Jahal.


Suatu ketika Abu Jahal menyedari bahawa seorang demi seorang hambanya telah memeluk Islam. Ia merasa sangat marah lalu mengambil tindakan keras terhadap mereka. Sumayyah dan suaminya serta dua orang anaknya Ammar dan Abdullah telah ditangkap.

Tangan dan kaki mereka telah diikat dengan tali sehingga tidak mampu untuk melepaskan diri. Abu Jahal berusaha memaksa Sumayyah dan keluarganya supaya meninggalkan ajaran nabi Muhammad S.A.W. Abu Jahal berkata dengan keras, "Celaka kamu semua, Muhammad itu adalah seorang gila, mengapa kamu mengikut ajarannya? Jika kamu mahu selamat. kembalilah kepada agama nenek moyang kita"


Oleh kerana Yasir, Sumayyah dan anak-anak mereka masih setia dengan Islam, Abu Jahal mengambil keputusan untuk melakukan deraan. Mereka semua telah dilemparkan di tengah-tengah padang pasir yang panas di simbah kepanasan matahari. Ketika itu Sumayyah meyaksikan sendiri bagaimana nasib yang menimpa ke atas keluarganya.

Dia terpaksa menerimanya dengan hati yang tabah dan redha kepada ketentuan Allah S.W.T. Mula-mula Sumayyah menyaksikan suaminya, Yasir disebat dengan cemeti. Kemudian ia dipanggang di atas bara api sehingga dagingnya melecur.


Bau kulit terbakar menusuk hidung. Yasir tidak dapat menahan kesakitan yang amat sangat sehingga dia menghembuskan nafas yang terakhir. Sumayyah melihat kejadian itu dengan hati yang sabar dan tenang. Kedua-dua orang anaknya berpelukan sambil menangis kerana kesedihan.Kemudian Sumayyah melihat sendiri bagaimana giliran anaknya Abdullah menerima siksaan.

Abdullah diangkat ke atas pemanggang api yang sedang menyala-nyala. Tubuhnya terbakar sehingga hangus. dia mati dengan wajah yang berseri-seri. Abu Jahal sedang dalam kemarahan kerana keluarga Sumayyah masih enggan meninggalkan agama Muhammad S.A.W.


Sebagai seorang ibu, Sumayyah tetap merasa sedih dengan kejadian itu tetapi dia berdoa agar Allah S.W.T. memberikan balasan yang baik kepada keluarganya.Sumayyah menerima hukuman dari Abu Jahal dengan hati yang tenang. Dia diangkat ke atas tempat pemanggang api, kemudian diturunkan semula.

Abu Jahal berkata, "Jika engkau mahu keluar dari agamamu, aku akan lepaskan Ammar."

Lantas Sumayyah berkata dengan tenang kepada Abu Jahal "Ammar tahu tanggungjawapnya terhadap Tuhan, sebagaimana aku tahu tanggungjawapku terhadap Tuhanku. Oleh itu, aku tidak ada kaitan dengannya.

"Dengan hati yang marah, Abu Jahal dan para pengikunya telah mendera Sumayyah dengan keras. Sumayyah telah dijemur di tengah padang pasir yang panas. dia dibiarkan di bawah pancaran matahari yang sangat terik.


Tubuhnya telah ditusuk dengan sebatang tombak yang tajam. Akhirnya Sumayyah menemui ajalnya dengan keimanan yang suci.Sungguh mulia kedudukan Sumayyah di sisi Tuhannya.

Rasulullah S.A.W. yang menyaksikan peristiwa tersebut ada menyatakan, "Bersabarlah wahai keluarga Yasir! kerana tempat yang dijanjikan untukmu adalah syurga." Begitulah semangat dan keberanian Sumayyah ketika menghadapi ujian yang paling berat. Ia bukan sahaja wanita yang hebat dengan ketabahannya, bahkan tercatat dalam lembaran sejarah dengan tinta emas. Dialah wanita terulung mati syahid dalam Islam.


Dengan keimanannya, Sumayyah berani menghadapi golongan manusia yang paling zalim sebaris dengan Fir'aun.

Gambaran wanita cemerlang inilah yang harus dimiliki oleh kelompok orang-orang yang beriman dalam menghadapi pihak yang zalim.

Thursday, April 8, 2010

Back to School??


Assalammualaikum sahabat2...Moga berada dalam rahmat Allah S.W.T selalu.

Alhamdulillah, minggu2 lalu sudahpun berakhir dengan presentation dan assignment. Hampir setiap malam ada group discussion. Lebih2 lagi kursus ana yang lebih kepada menghadap laptop dan internet setiap masa. Sekarang ni, sudah masuk bulan Final Exam. Pasti semua pelajar akan demam Exam. Selamat menghadapi peperiksaan akhir kepada kawan2 yang sedang belajar...^_^


Semalam, ana menghadiri satu 'Dinner' untuk pelajar semester terakhir. Tema majlis ialah 'Back to School'. Ramai pelajar kembali ke zaman sekolah dengan berpakaian sekolah seakan2 pelajar korea, pelajar jepun, pelajar indonesia dan lain2 . Dan ada juga yang menjadi cikgu sekolah, cikgu disiplin, guru besar, cikgu muzik, ustazah dan ramai lagi. Ana? rahsia...^_^.


Mungkin hati agak sedih dan kecewa dengan apa yang ana lihat dan perhatikan sepanjang function tersebut. Terpulanglah sama ada kawan2 bersetuju dengan ana atau tidak. Ini saja medium untuk ana luahkan dan memberi pendapat. Adakah kerana ana ni out of dated atau kerana jiwa ana sendiri yang menolak situasi tersebut? Ana bukanlah insan yang hebat dan sempurna, tapi ana masih tahu membezakan antara yang baik dan buruk. Masih cuba memperbaiki diri kerana hidup dalam persekitaran sekarang terlalu banyak dugaan dan cabaran. Jika hati dan iman tak kuat boleh goyah dan hidup dalam terumbang ambing.



Islam tidak melarang kita untuk berhibur kerana ia merupakan fitrah manusia untuk ketenangan jiwa. Tapi islam amat menitikberatkan bentuk hiburan selagi ia tidak dicampuri perkara2 tidak elok. Hiburan juga boleh melalaikan. Ana tidak menyentuh dengan lebih lanjut mengenai hiburan kerana sudah disentuh pada post2 lepas. Tapi, apa yang ana nak tekankan disini adalah berkenaan pakaian dan aurat pelajar semasa berhibur di function.


Memang menyedihkan kerana rata2 pelajar perempuan memakai skirt pendek, ketat dan seksi. Bagi lelaki pula ada yang berseluar pendek. Yang memakai tudung, terus hilang tudungnya bila tibanya majlis 'gilang gemilang' itu. Inilah kebenarannya walaupun amat pahit untuk ditelan bagi yang marah dengan post ana ni. Jangan menegakkan benang yang basah! Walau secantik mana anda ingin kelihatan pada majlis itu, yang haram tetap haram. Demi mengikut tema majlis, agama dan maruah tergadai. Masing2 seolah2 berlawan siapa yang paling menyerlah pada malam itu.



“Wahai Asma’ sesungguhnya seorang wanita itu apabila telah baligh (haidh) maka tidak boleh baginya menampakkan tubuhnya kecuali ini dan ini, seraya menunjukkan wajah dan telapak tangannya.” [HR Abu Dawud]



Semua perempuan suka cantik dan melaram tapi tanpa iman dan taqwa, boleh menjurus ke arah yang salah. Nampak bersungguh2 mengikut tema majlis sehingga berhabis wang ringgit beli baju dan mekap. Alangkah bagusnya jika kita juga bersungguh2 dalam mengikut apa yang Allah suruh dan apa yang Allah larang. Prinsip hidup seorang muslimah, walau di manapun kita berada dan diletakkan, pastikan mereka yang mengikut cara islammu bukan engkau yang mengikut cara hidup mereka. Biarlah manusia tidak redha, tapi yang penting Allah S.W.T redha.


Berhati2lah dalam memilih sahabat kerana dialah yang mencerminkan keperibadian kita. Ibarat bayang2 yang mengikut. Kalau dulu, aurat dijaga dengan baik. Marah jika orang lain dedah aurat. Tapi, bila Allah uji dengan apa yang dikatakannya sebelum ini, mulalah goyah hanya kerana terpengaruh dengan kawan. Teringat pesan makayah sebelum masuk IPTA supaya jaga diri baik2 dan jangan tinggalkan solat. Kini, pesanan makayah bagai angin lalu. Bukanlah maksud ana untuk memaksa terus memakai jubah litup dan berpurdah. Cukuplah sekadar menutup aurat dengan sempurna. Dan sebaik2nya pakaian seorang muslimah ialah dia masih boleh bersolat dengan pakaian yang dipakainya.

“Wahai Nabi! katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang Mukmin, ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya.” [TMQ Al-Ahzab (33):59].


Dalam hadis lain yang diriwayatkan Mu'az bin Jabal, Rasulullah s.a.w bersabda yang bermaksud: "Tidak akan berganjak kaki anak Adam pada hari kiamat hingga disoal empat perkara: tentang usianya pada apa dihabiskannya, tentang masa mudanya dan apa yang diperjuangkannya, mengenai hartanya dari mana datangnya dan ke mana telah dibelanjakannya dan tentang ilmunya apa yang telah dibuatnya."


Dunia kini akhir zaman. Marilah kita sama2 kembali ke jalanNya dan bermuhasabah diri. Moga terpelihara dari dosa dan maksiat.

Saturday, April 3, 2010

Warkah dan Nukilanku...


Assalammualaikum...

Moga Allah sentiasa memberkati hidup sahabat2...

Post hari ini adalah luahan hati ana...ciptaan dan rekaan ana sendiri. Ana bukanlah seorang yang pandai mengarang tapi tak salah mencuba...^_^. Selamat Membaca...


Waktu ini, ketika ini

Aku merenung bulan yang indah

nun jauh di atas sana

Terang bercahaya

Tetap indah walaupun dalam kegelapan




Aku juga ingin menjadi seperti bulan

Sukar digapai tetapi tetap indah menghiasi alam

persis perhiasan duniawi

Mengindahi taman2 syurga

Tapi layakkah aku menjadi seperti itu?


Jika dihitung dosa2 kelmarin

bagaikan pepasir di pantai

terasa diriku hina kerana penuh dengan dosa

Tertanya2 di dalam diri adakah masih ada waktu dan ruang untukku?

Mampukah segala amalanku selama ini menghapuskan dosa2 kelmarin?

Layakkah aku menjadi wanita solehah?


Ya ALlah,

Saat dan tika ini

Aku benar2 ingin menjadi hambaMu

Hamba yang sentiasa mendambakan kasihMu

Hamba yang mencintaiMu melebihi segalanya

Hamba yang sentiasa bersyukur kepadaMu

Hamba yang solehah

Dunia dan akhirat


Ya Allah

Jika aku tersilap langkah

Luruskanlah kembali perjalanan hidupku

Jika aku alpa

Peringatkanlah tujuan sebenar hidupku

Jika aku menangis kerana kesedihan

Gembirakan aku dengan kasih sayangMu


Ya Allah

Jika aku kehilangan

Gantikanlah yang lebih baik untukku

Agar aku redha dengan ketentuanMu

Agar aku sedar ada rancanganMu untukku

Agar aku tahu dialah hadiah yang terbaik untukku


Aku tidak minta diberikan emas dan berlian

Aku tidak minta dijanjikan mahligai indah

Aku tidak mengimpikan sehebat Rasulullah S.A.W

Kerana aku bukanlah sebaik Siti Khadijah

Tapi temukanlah aku dengan insan yang mampu membahagiakan aku

Temukanlah aku dengan insan yang berjuang ke jalanMu

Menyambut kembali tanganku andai terlepas dari genggamannya

Temukanlah aku dengan insan yang melabuhkan cintanya kepadaMu

Supaya aku mampu menyintainya kerana cintanya padaMu

Supaya aku mampu meraih keredhaanMu kerana bimbingannya

Yang dapat menjadikan aku persis Mawar Berduri

Bunga Mawar yang mampu mengeluarkan haruman di taman2

Menghiasi taman2 syurga


Ya Allah

Berikan aku nur hidayahMu

Kukuhkan aku dengan kekuatan jiwaku untuk mencari sinarMu

Jangan biarkan aku tewas dengan nafsuku sendiri

Bantulah aku yang serba kekurangan ini


Aku tidak minta disanjung tinggi

Aku tidak minta dipuji melambung tinggi

Kerana aku hanyalah insan biasa

Yang ingin menjadi persis Mawar Berduri

Wanita solehah hiasan duniawi...


Hasil nukilan : Nur Sarahah Abd Rahman